Tottenham Juara UEFA Europa League 2025: Tangis Son Heung Min Pecah usai Tottenham Juara Liga Europa

(Sumber: @spursofficial/Instagram)

  Tinta Digital - Tangis Son Heung Min pecah seketika setelah peluit panjang laga final Liga Europa 2024/2025 dibunyikan di akhir laga. Tottenham Hotspur keluar sebagai juara usai menaklukkan Manchester United 1-0 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5) dini hari WIB.

Gol kemenangan The Lilywhites dicetak Brennan Johnson di menit ke-42. Ia sukses menyelinap di antara bek MU untuk menyambut umpan silang Pape Sarr. Sebab, ini merupakan gelar pertama Son setelah 10 tahun membela Tottenham Hotspur. Ia menjadi satu-satunya pemain yang bertahan dalam 10 tahun terakhir di saat lainnya pergi.

Harry Kane yang sempat jadi ikon Tottenham Hotspur, pun memilih hengkang di 2023. Penyerang internasional Inggris itu menerima tawaran raksasa Bundesliga, Bayern Munchen. Kebetulan Harry Kane juga berhasil meraih gelar pertamanya bersama Bayern beberapa waktu lalu. Kane turut andil mengantar Bayern juara Liga Jerman 2024/2025 setelah gagal di musim pertamanya. 

Son sempat mengirimkan ucapan selamat yang tulus kepada sahabat karibnya, Kane. Kini, Son ikut meraih gelar pertamanya bersama Tottenham. Meski sempat menangis cukup lama sesaat setelah laga berakhir, Son Heung Min kemudian larut dalam sukacita bersama rekan setimnya dalam perayaan gelar juara.

Sebagai kapten tim, Son mendapat penghormatan jadi orang pertama yang mengangkat trofi gelar di Stadion San Mames. Ironisnya, dua pemain Spurs yang absen karena cedera, James Maddison dan Lucas Bergvall, justru terlihat mengenakan medali lengkap meski tidak masuk dalam skuad pertandingan.

Momen itu sempat memicu tanda tanya di kalangan fans dan media, apalagi Son dan Romero adalah sosok penting di balik keberhasilan Spurs meraih trofi besar pertama mereka dalam 17 tahun terakhir. Namun, ketiganya tetap larut dalam kebahagiaan juara. UEFA kemudian merilis pernyataan resmi yang menjelaskan kekeliruan tersebut.

"Dengan sangat menyesal, kami tidak memiliki cukup medali di atas panggung saat seremoni karena adanya perbedaan jumlah pemain yang tidak terduga. Lebih banyak pemain, termasuk yang cedera, ikut serta dalam perayaan dibanding yang telah diperhitungkan," tulis UEFA. 

"Medali yang kurang telah diserahkan kepada para pemain di ruang ganti, disertai permintaan maaf tulus dari kami atas kelalaian ini."

Sementara itu, James Maddison yang sedang dalam masa pemulihan cedera, mengaku harus mengenakan seragam lengkap demi bisa mendapatkan medali.

"Mereka bilang saya harus pakai kit lengkap kalau mau dapat medali! Saya nggak mau seperti John Terry," ujar Maddison kepada CBS Sports, merujuk pada insiden ikonik saat Terry mengenakan jersey lengkap di final Liga Champions 2012 meski tidak bermain. "Rasanya luar biasa. Menang membuat semua terasa sepadan. Sakit karena tak bisa bermain memang menyakitkan, tapi ini semua untuk fans yang sudah lama menunggu."

Tottenham Hotspur memastikan tiket ke Liga Champions musim depan usai kemenangan bersejarah ini, sekaligus menandai titik balik era baru di bawah pelatih mereka saat ini.

Ingin selalu update dengan berita terbaru dari kami? Pantau terus blog dan media sosial dari Tinta Digital!

Penulis : Dimas Satria Nugroho

Komentar

Postingan Populer